Pengalaman Mistis di sebuah Pantai
Saturday, July 13, 2019
Add Comment
Sore ini sangatlah indah, menikmati sunset dari sebuah pantai karimun jawa, gw berencana nginep dipantai malam ini sambil mendirikan sebuah tenda, gw gk sendirian, melainkan gw bersama tiga teman lagi yg berencana ngecamp di pantai ini.Sore itu kami berenang sambil menikmati indahnya karimun jawa, terlihat turis asing yg sexy pake bikini sedang asyik bermain bola voli bersama koloni koloninya.
Singkat cerita.
Matahari sudah mulai tenggelam, sunset sore yang indah, gelap mulai turun, suara ombak mulai tenang, dua temen gw yakni dudi dan rajab sudah bilas duluan, nah gw dan joni yg waktu itu belum bilas, jam sudah menunjukan sekitar setengah 6 sore tetapi pantai mulai agak gelap. Orang orang disekitar pantai mulai beranjak pulang, tersisalah kami berempat di sebuah pantai yang tenang. Kemudian kami berempat melupakan suatu hal, yaitu belum beli logistik buat persediaan makan malam, melihat kondisi warung sudah tutup semua pada waktu itu, terus pemilik warung juga meninggalkan lapaknya yg berada dipantai, mereka memilih tidur dirumah rupanya.
Alhasil gw dan joni berangkatlah sambil naik motor untuk membeli logistik, perjalanan untuk membeli logistik lumayan jauh ternyata, sekitar 5 Km dari pantai untuk menuju warung.
Setelah beres membeli semua keperluan untuk malam ini, gw dan joni pun bergegas menuju tenda yang kami dirikan dipinggir pantai, tepat disamping tenda kami terdapat sebuah pohon besar yang sangat rindang, namun kalo dilihat lihat lagi agak serem juga sih. Nah, kejanggalan mulai terjadi pada saat gw dan joni sampai dipantai, kami sampai dipantai sudah gelap gulita, bahkan untuk berjalan kaki pun harus menggunakan flash, lanjut cerita teman gw joni, mengatakan bahwa ia ingin segera memindahkan tenda, supaya jangan dekat pohon, dia menggerutu begitu terus sepanjang perjalanan, namun gw gk menggubris, gw pikir halu terus nih anak.
Setelah menelusuri pantai kami akhirnya sampai di depan tenda, disana dudi dan rajab sudah tergeletak tidur, namun gw bangunkan, karena kondisi mereka belum makan juga, kami pun akhirnya makan makan tuh, mulai memasak, mulai makan maka juga akhirnya.
Namun perasaan merinding itu seketika muncul setelah ingat kata kata joni yang ingin memindahkan tenda supaya jangan deket deket sama pohon besar itu, namun gw acuhkan lagi tuh.
Terror dimulai!
Setelah beres makan semuanya masuk kedalam tenda, hanya gw sendiri yg berada diluar, kenapa diluar? Kok gk ikut masuk? Gw kebetulan perokok jadi gk afdol kalo abis makan gk ngerokok dulu tuh gans, diatas matras didepan tenda gw bikin kopi sambil merokok, ditemani rajab juga yg duduk dari dalam tenda tepat didepan pintu tenda menghadap pantai, setelah selesai merokok gw masuk tuh kedalam tenda dengan posisi melewati rajab yg didepan pintu tenda, setelah beberapa menit kemudian si rajab ini pengen merokok ternyata, ia nanya ke gw, "wak mana rokoknya bagi sini, gw pengen rokok", kata rajab. Gw bilang kan rokok ada "disamping tas kecil", dan tas kecilnya ada disamping tenda, kan tenda ada matrasnya jadi tasnya taro diluar satu yang buat logistik. "Gk ada wak!", Dia bilang. Tasnya gk ada juga ternyata, mulai nih merinding lagi, gw cari cari tuh tas yang barusan gw tinggal masuk sebentar saja masa ia sudah gk ada, dan alhasil tas tersebut ada di bibir pantai, gw coroti itu tas pakai senter dan rajab yang mengambil tas itu, "parah lu wak tasnya masa dibuang!", Kata rajab. Anjir gw kan gk buang itu tas, dan padahal rajab sebenernya tahu juga bukan gw yang mindahin itu tas, antara takut sama bingung bercampur aduk waktu itu.
Pada malam harinya kami pun tertidur sangat pulas sekali, kami merasakan tidur yang sangat lama banget, padahal baru jam 8 malam kami langsung tertidur pulas setelah kejadian tas yang hilang tadi, semuanya langsung tertidur.
Dan tahu apa yang terjadi? Kami satu persatu bangun dari tidur, tidurnya sangat nyenyak sekali dan kami mengiyakan semuanya memang tidur sangat nyenyak, dan tahu jam berapa kami terbangun, yap! Jam 9 malam, padahal kami kira hari sudah shubuh namun ternyata hari masih semalam itu, kami akan melewati malam yang panjang kataku dalam hati.
Tidur pun kami lanjutkan, namun tidur kali ini tidur yang dipaksakan, mau gimana lagi, kami tidur sudah merasa sangat nyenyak, namun terbangun masih jam 9 malam, setelah beberapa jam kemudian, gw ambil tuh jam tangan yang ada disamping tenda, gw lihat jam, tepat jam 12 malam, terror kembali di mulai, teman teman semua di tenda sudah pulas semua, tinggal gw seorang yang terbangun dimalam hari, tak lama kemudian ada suara kaki yang mengitari tenda, dan terdengar suara kaki yang tersangkut tali patok tenda, tau kan lo? Persis kaya gitu sekitar 5 kali kurang lebih, merinding lagi seketika itu, lampu tenda juga keadaan menyala, terlihat bayang tinggi dari dalam tenda itu. Entah itu orang atau bukan, yang pasti malam itu adalah malam yang penuh ketakutan yang amat mendalam, gw paksakan tertidur.
Singkat cerita pada pagi harinya kami pun bergegas packing tenda untuk mengeksplorasi Karimunjawa lagi, kami kembali ke rumah pak abas yang menyewakan kami sepeda motor sekaligus mencari sarapan pagi, lalu warga setempat menanyakan ke gw dia bilang "tadi malam nginep dimana mas?", "Di pantai Tanjung gelam" gw bilang. "Waduh mas, warga asli sininya aja belum ada yang berani nginep disana mas" Dia nyletuk. Anjir dalem hati gw berarti nantang ilmu juga kejadian semalam ya.
Ya mungkin itu saja itu pengalaman horror yang saya share ke teman teman, dan ini real! Asli saya merasakan benar kejadian itu gans!.

0 Response to "Pengalaman Mistis di sebuah Pantai"
Post a Comment